PublikTangerang.com – Tumpukan sampah terpantau telah mengepung wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kondisi itu disebabkan karena tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang yang sudah mulai overload sedang dilakukan penataan. Saat ini tumpukan sampah yang ada di jalan hanya ditutupi terpal.
Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan memprakirakan proses penataan akan berlangsung hingga dua pekan. Untuk memastikan pembangunan dan penataan TPA Cipeucang cepat, ia meminta prosesnya menggunakan strategi fast track.
Selain itu, ada juga pembangunan bronjong di landfill tiga serta pembukaan akses jalan menuju landfill empat yang rencananya nanti akan dibangun fasilitas pemilahan sampah atau material recovery facility (MRF).
Pilar menyadari bahwa penataan TPA Cipeucang menimbulkan dampak sampah yang tidak terangkut sehingga menumpuk di beberapa titik yang sangat menggangu aktivitas warga dengan aroma bau.
“Kami mohon maaf atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan atas ketidaknyamanan selama ini sampah menumpuk di beberapa ruas area utama dan koridor,” ungkapnya.
Ia sendiri mengaku telah memberikan arahan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mulai melakukan pengangkutan sampah.
Sampah itu rencananya akan diangkut menuju Tempat Pengolahan Sampah reduse-reuce-recycle (TPS-3R) untuk sementara waktu.
“Saat ini sudah mulai diangkut di beberapa wilayah, teman-teman bisa cek. Saya minta, arahan saya ke Dinas Lingkungan Hidup manfaatkan TPS-3R dahulu yang ada. Nanti TPS-3R itu hanya sementara saja, setelahnya baru kita angkut ke Cipeucang,” pungkasnya.(net)